Cantor : Definisi,Tugas,dan Syaratnya

Tulisan ini merupakan hasil Workshop di GKI Peterongan oleh David Alexander Aden, dan kemudian saya akan bagikan kepada semua blogreader

Cantor/Precentor/Protopsaltes (Gr. πρωτοψάλτης, “first of the singers”; from Gr. ψάλτης, “singer”; Latin.Cantare, “to sing”.) dalam tradisi kekristenan adalah penyanyi utama, biasanya juga seorang instruktur yang dipekerjakan di katedral/biara dengan tanggung jawab memimpin nyanyian dalam liturgi ibadah Minggu, termasuk di dalamnya mazmur responsorial.
Dalam tradisi keagamaan lain juga dikenal tugas serupa dengan seorang Cantor, antara lain Islam (Qori/Qoriah), Yahudi (Hazzan/Chazzan), Katolik Roma, dan Kristen Ortodoks. Tugasnya serupa dalam hal materi yang dinyanyikan, yaitu isi kitab – dalam hal ini di gereja kita adalah Kitab Mazmur.
DI gereja, GKI khususnya, seorang cantor bertugas untuk memimpin nyanyian umat dan menyanyikan mazmur responsorial dengan cara antifonal (bergantian) bersama jemaat.
Dua tugas penting pelayanan yang diemban seorang cantor :
1. Menghidupkan (animation) nyanyian umat
Tugas menghidupkan/memimpin nyanyian umat tidak diemban secara khusus oleh seorang cantor, tetapi bisa juga oleh paduan suara pengiring jemaat – kecuali apabila dalam ibadah tersebut tidak ada paduan suara yang bertugas. Tugas seorang cantor di ibadah Minggu selain menghidupkan nyanyian umat juga untuk menyanyikan (proclamation) mazmur responsorial bersama jemaat.
2. Menyatakan (proclamation) Firman Tuhan (mazmur responsorial)
Tugas cantor untuk menyatakan Firman Tuhan inilah yang membuat keberadaannya dan keterampilannya menjadi sangat esensial. Tugas yang setara dengan seorang lektor yang juga menjadi pembaca dari bagian Firman Tuhan dalam kebaktian Minggu. Cantor mempunyai hak istimewa yang unik, yaitu menghidupkan nyanyian dari Alkitab dalam bentuk mazmur responsorial.
Syair Mazmur, walaupun telah dituliskan ribuan tahun yang lalu dalam latar budaya Yahudi-Kristen kuno, mengandung makna kebenaran Allah yang sangat sangat besar kuasanya, sekaligus sangat dekat dengan kehidupan pribadi kita hari lepas hari. Sering kali, mazmur hanya dibacakan atau dinyanyikan tanpa perasaan, pemahaman, bahkan musikalitas yang memadai. Seorang cantor yang telah mempersiapkan diri dengan baik akan mampu menampilkan/me-reka ulang betapa dahsyatnya teks doa dan nyanyian kuno tersebut dalam ibadah Minggu.
Teks mazmur adalah bagian dari sebuah budaya yang berumur ribuan tahun sejak pertama kali dituliskan di bawah tuntunan inspirasi Allah. Seberapa dalam kita dapat menghayatinya apabila teks ini hanya dibacakan dengan datar, atau bahkan dinyanyikan dengan sembarangan tanpa persiapan yang memadai?
Apabila dipadankan dengan musik yang indah, dipersiapkan dengan sungguh-sungguh, dan ditampilkan dengan segenap hati, syair mazmur dapat hidup kembali dan menggetarkan hati jemaat yang mendengarkan dan menyanyikannya. Inilah bagian dari kewajiban pelayanan seorang cantor mazmur.
Syarat seorang Cantor
1. Syarat Personal
Syarat yang sangat mendasar, yaitu seorang Cantor haruslah seorang yang beriman dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Tanpa dasar ini dan tanpa kerinduan untuk bertumbuh dalam iman Kristiani, maka pelayanan ini hanya akan menjadi sebuah penampilan panggung dunia, sebuah parodi pelayanan. Idealnya, seorang cantor adalah seorang jemaat/aktifis yang sanggup berkomitmen dan berdedikasi tinggi terhadap pelayanan ini, dan memiliki kehidupan kerohanian yang terus bertumbuh dan dapat dipertanggungjawabkan.
Seorang cantor sebaiknya memiliki pembawaan yang ramah dan tulus. Pembawaan ramah dan tulus dari seorang cantor akan tampak dalam kehidupan kesehariannya, ketika berelasi dengan jemaat di luar jam ibadah. Apabila jemaat dapat merasakan hal ini, maka respon penerimaan jemaat terhadap pelayanan seorang cantor akan sangat baik.
Syarat lainnya adalah percaya diri dan ketenangan yang membantu seorang cantor untuk menjadi dirinya sendiri ketika melayani. Fleksibilitas dan kemampuan untuk berempati akan membantu mempermudah seorang cantor beradaptasi apabila terjadi sebuah kesalahan pada saat-saat genting. Seorang cantor haruslah seseorang yang dapat diandalkan. Pembawaan diri di depan umum seorang cantor sebaiknya dapat membuat seluruh jemaat merasa nyaman, percaya diri, dan penuh perhatian.
Seorang cantor haruslah seorang yang bersedia – bersedia belajar, bersedia berlatih, bersedia mendengarkan kritik yang membangun, bersedia mempersiapkan dengan serius setiap tanggung jawab pelayanan yang dipercayakan kepadanya.

2. Syarat Musikal
Seperti halnya pelayanan yang lain, pelayanan seorang Cantor adalah pelayanan yang unik. Pelayanan ini membutuhkan talenta khusus dan komitmen yang besar. Pelayanan ini bersifat musikal, liturgikal, dan pastoral – berakar pada tradisi tetapi disajikan di nuansa kekinian.
Seorang cantor mazmur dituntut untuk memiliki suara yang kuat, merdu, dan jelas. Kuat artinya memiliki volume dan intensitas yang memadai, tetapi tidak mendominasi, apalagi mengintimidasi. Merdu artinya suaranya memiliki warna yang enak didengar, ketepatan nada yang presisi, dan musikalitas yang memadai sehingga dapat menunjang penyampaian mazmur (ekpresif, dinamika, gerakan musik, dan lain sebagainya). Jelas berarti memiliki artikulasi pengucapan yang jelas – sehingga isi dari mazmur tersampaikan dengan baik.
Kemampuan untuk membaca notasi dengan baik, mengikuti ritme dengan stabil, mempelajari lafal dengan baik, dan pengetahuan umum musik yang memadai akan sangat mendukung persiapan pelayanan cantor mazmur.
Seorang cantor mazmur tidak sekedar seseorang yang muncul tiba-tiba tanpa persiapan dari antara anggota paduan suara. Anggota paduan suara memiliki pelayanan yang khusus dan jelas, yang walaupun berhubungan, tetapi tidak sama dengan pelayanan seorang cantor mazmur. Walaupun tidak semua anggota paduan suara memiliki talenta untuk menjadi cantor mazmur, tetapi dengan latian persiapan khusus, seorang anggota paduan suara dapat dipersiapkan untuk menjadi seorang cantor mazmur.

Inilah beberapa informasi mengenai definisi, tugas, dan syarat sebagai seorang Cantor, apabila anda terpanggil untuk menjadi seorang Cantor, sudah sesuaikah anda dengan syarat-syarat tersebut diatas ?
Semoga pelayanan kita, apapun tugas yang diemban, kiranya dapat memuji nama Tuhan
Selamat melayani DIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s