Musik dan Penginjilan

Artikel ini aku tulis setelah aku menghadiri Pekan Doa di GKI Peterongan tgl 16 Mei 2013, dengan tema Penginjilan dalam Dunia Musik.
Dunia yang sangat dekat dengan diriku, dan untuk kebanyakan orang pastinya. Persekutuan ini dibawakan oleh Bpk David Aden, salah satu pelayan kategorial musik di gereja tersebut.
Mengenai Penginjilan dalam dunia musik, terlebih dahulu kita mengetahui apa itu MUSIK ?
Musik adalah untaian melodi, ritme,tekstur harmoni, dilengkapi dengan untaian syair. Sadar atau tidak sadar, musik ada disekitar kita dan ‘mengepung’ kehidupan kita.
Sebuah kisah mengenai 2 remaja, Jody Gater dan Stephanie Gestier, remaja asal Australia. Pada tahun 2007 mereka ditemukan tewas menggantung diri di salah satu taman terkenal di Australia. Setelah ditelusuri,salah satu penyebab remaja ini memutuskan bunuh diri adalah adanya pengaruh Musik Emo dalam kehidupan mereka. Musik Emo adalah musik yang mengedepankan keindahan dunia kekelaman, keputusasaan dan kesepian hidup. Suatu kisah yang tragis bagi remaja yang sebenarnya masih memiliki masa depan yang cemerlang, tetapi karena dipengaruhi Musik,mereka memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka.
Terlihat disini bahwa musik mampu ‘menguasai’ kehidupan kita, baik atau buruk, musik memiliki koneksi penting dalam kehidupan manusia.
Manusia memiliki hubungan relasional dengan manusia lainnya dengan beragam cara dan perbedaan, tetapi dengan musik, ia dapat menembus segala batasan atau latar belakang relasional manusia. Hal ini dikarenakan musik merupakan bentuk kreativitas yang saling terpadu (baik ritme dan harmoni) sehingga manusia bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Musik mampu mengekspresikan sifat emosional manusia.
Alkitab mencatat
1. Musa bernyanyi bersama bangsa Israel untuk merayakan kemenangan di seberang laut merah (Keluaran 15)
2. Yosua memimpin bangsa Israel berbaris dan bermain musik untuk meruntuhkan tembok Yerikho (Yosua 6: 6-27)
3. Daud menenangkan Saul yang kerasukan roh jahat dengan bermain musik (1 Samuel 18)
4. Yesus bernyanyi bersama dengan para muridNya
5. Kita pun akan bernyanyi bersama di Surga kelak (Wahyu 15)
Musik dalam ibadah menjadi sarana bagi orang Kristen untuk menanggapi dan merespon terhadap apa yang disingkapkan Alkitab tentang Allah. Musik juga menjadi sarana untuk mengekspresikan ucapan syukur atas kehidupan kita yang sudah diubahkan oleh kasih Tuhan. Salah satu contoh adalah penulis lagu “It Is Well With My Soul” yaitu Horatio Spafford, menulis lagu disaat ia harus mengalami berbagai tragedi tetapi ia mampu tetap bersyukur atas segala hal yang ia alami, selamatlah jiwaku (it is well with my soul)
Musik adalah ALAT yang penuh kuasa. Musik bisa merampok hati manusia, bisa membuat seseorang bertindak bodoh, tetapi…Musik bisa mengubah hati manusia yang putus asa menjadi berpengharapan kepada Tuhan.
Musik dan Pengabaran Injil merupakan partner yang harmonis. Beberapa sejarah mencatat adanya hubungan harmonis antara musik dan kehidupan penginjilan kepada umat Tuhan. Beberapa penginjil selalu menyertakan musik dalam setiap kotbah, KKR, kepada jemaatnya.
DL Moody dan Ira D Sankey, melalui kotbah dan musik yang menggugah iman orang-orang yang dijaman itu mengalami krisis kepercayaan dan penindasan, dengan musik, kasih Tuhan dapat disalurkan kepada mereka.
Contoh lainnya Billy Graham dan George Beverly Shea, dalam tiap KKR atau penginjilan yang disampaikan oleh Billy Graham. George Beverly Shea (Bev) memproduksi banyak album rohani dan menyertai setiap penginjilan yang disampaikan oleh sahabatnya Billy Graham, kerjasama mereka ini menyentuh hati dan menumbuhkan iman para jemaat, baik dalam kotbah maupun lantunan lagu yang dimainkan oleh suara bariton dari Bev. Menjadi bukti bahwa musik merupakan partner yang harmonis dalam mengabarkan injil Tuhan.
Nah, sebagai orang yang tidak pernah lepas dari musik, bagaimana kita bisa mempergunakannya untuk mengabarkan injil ?
Bagi kita yang hanya bisa menjadi penikmat musik, mulailah lebih peka terhadap bimbingan roh kudus melalui musik rohani yang kita dengarkan (dari CD,MP3,dll). Kita berdoa agar diberi kemampuan untuk mengisahkan apa yang telah kita dengarkan melalui musik rohani kepada orang lain, ataupun mengajak teman-teman atau orang disekeliling kita untuk menghadiri KKR atau konser musik rohani yang kita ketahui, sehingga orang lain pun dapat lebih bertumbuh dan peka bahwa kasih Tuhan selalu dicurahkan atas mereka.
Bagi kita yang memiliki talenta bermusik tetapi belum melayani, berdoalah dan minta tuntunan roh kudus untuk mengambil keputusan untuk melayani Tuhan. Giat berlatih dan ambillah bagian dalam pelayanan. Berdoa kepada Tuhan agar Ia buka kesempatan bagi kita untuk bisa melakukan pengabaran injil
Bagi kita yang sudah melayani dalam pelayanan musik, teruslah berdoa kepada Tuhan,mohon bimbingan agar motivasi kita melayani seturut dengan misi pengabaran injil kepada jemaatNya. Mengapa kita menginjili ? seperti dalam Matius 28 : 19-20, “Karena itu pergilah,jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Tetapi ingatlah bahwa bagi kita, sebagai umat pilihan Allah, pemberitaan injil merupakan hal yang pertama, kemudian musik menjadi yang kedua. Karena yang kita beritakan adalah firman Tuhan.

Semoga bermanfaat
Tuhan memberkati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: